Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro kembali melaksanakan kegiatan pengabdian internasional bertajuk International Community Service pada 7 Mei 2026 di Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation yang sebelumnya telah berlangsung di FEB Undip. Program pengabdian ini diinisiasi oleh Dr. Jaka Aminata dan Prof. Akhmad Syakir Kurnia sebagai bentuk kolaborasi internasional berbasis pemberdayaan masyarakat pesisir bersama Universiti Teknologi PETRONAS.
Kegiatan tersebut melibatkan 30 mahasiswa UTP Malaysia bersama perwakilan mahasiswa Undip yang didampingi sejumlah dosen dari Departemen IESP FEB Undip, di antaranya dosen dari prodi ekonomi dan prodi ekonomi islam, juga dibantu oleh tenaga kependidikan.

Peserta International Community Service, mahasiswa UTP Malaysia
Perjalanan dimulai dari kampus Undip Tembalang menuju kawasan pesisir Desa Timbulsloko, sebuah desa yang selama bertahun-tahun menghadapi persoalan abrasi dan banjir rob yang cukup parah. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian wilayah desa mengalami penurunan tanah dan genangan air laut yang terus meningkat, sehingga akses infrastruktur menjadi terbatas. Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh perangkat desa, termasuk Pak Carik dan perwakilan warga LKMD yang menjelaskan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat setempat. Karena akses menuju permukiman tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda empat, peserta harus melanjutkan perjalanan menggunakan perahu kecil secara bergantian untuk mencapai lokasi kegiatan di desa.

Semangat mahasiswa UTP dalam proses pemasangan panel solar
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memasang delapan lampu tenaga surya (solar panel street lights) di sejumlah titik jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat sehari-hari. Lampu tersebut diharapkan dapat membantu penerangan lingkungan warga, khususnya pada malam hari ketika masyarakat beraktivitas maupun melintas di area pesisir yang minim pencahayaan. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, pemasangan lampu berbasis energi surya ini juga menjadi implementasi nyata konsep energi berkelanjutan yang dipelajari peserta selama kegiatan summer course.

Solar Panel sudah berfungsi di Desa Timbulsloko
Masyarakat Desa Timbulsloko menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Warga mengaku keberadaan lampu tenaga surya tersebut sangat membantu aktivitas harian mereka, terutama dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan pada malam hari. Melalui kegiatan ini, FEB Undip dan UTP Malaysia berharap kolaborasi internasional tidak hanya berhenti pada pembelajaran di kelas, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir yang menghadapi tantangan lingkungan dan pembangunan ekonomi secara langsung.





