Madiun — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggandeng Universitas Diponegoro (Undip) dalam upaya mendorong kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam menekan angka pengangguran. Dalam kegiatan Program Apresiasi Daerah, salah satu dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip, Dr. Jaka Aminata, turut berperan sebagai asesor, baik secara daring maupun sebagai asesor lapangan untuk wilayah Jawa–Bali, termasuk di Madiun.
Keterlibatan akademisi dalam kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Sebagai asesor, Dr. Jaka Aminata berkontribusi dalam menilai capaian kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam program-program yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal.
Program ini menitikberatkan pada evaluasi capaian nyata pemerintah daerah dalam menekan pengangguran melalui inovasi kebijakan, pengembangan industri kecil, serta peningkatan kualitas tenaga kerja. Peran asesor dari kalangan akademisi menjadi penting untuk memastikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif, komprehensif, dan berbasis analisis yang kuat, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategis bagi perbaikan kebijakan di masa mendatang.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen FEB Undip dalam mendukung pembangunan daerah melalui kontribusi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah ini terus diperkuat agar mampu menghasilkan kebijakan yang lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran secara berkelanjutan.





