Semarang – Dosen Program Studi S1 Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RW 9, Gedanganak, Ungaran, dengan mengangkat tema penguatan pelayanan Posyandu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan berbasis masyarakat sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak dalam upaya promotif dan preventif di tingkat lokal.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian menekankan pentingnya penguatan peran dan keterlibatan kader Posyandu dalam membangun kesadaran masyarakat. Selama ini, Posyandu sering dipersepsikan hanya untuk lansia dan balita, padahal pemeriksaan kesehatan secara berkala juga sangat penting bagi kelompok usia muda dan produktif. Melalui edukasi yang diberikan, masyarakat didorong untuk lebih proaktif dalam memantau kondisi kesehatannya sejak dini guna mencegah risiko penyakit di masa mendatang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi S1 Ekonomi yang diketuai oleh Deny Cahyadinanto Sanjoko, S.E., M.Ec.Dev dengan anggota Maulana Ghani Yusuf, S.Si., M.E., Wulan Oktabriyantina, S.Pd., M.S.E., dan Navi’ah Khusniati, S.E., M.Sc. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Program Studi Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro, yaitu Dzul Fahmi Afriyanto, S.K.M., M.K.M., yang menyampaikan materi terkait pentingnya deteksi dini penyakit dan penerapan pola hidup sehat. Kolaborasi lintas keilmuan ini memperkuat substansi kegiatan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu di RW 9 Gedanganak dapat semakin aktif dan berdaya dalam memberikan layanan kesehatan yang berkelanjutan serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif. Mari mulai peduli terhadap kesehatan sejak sekarang, karena langkah kecil hari ini menentukan kualitas hidup di masa depan.





