Dari Ruang Kuliah ke Bank Indonesia: Perjalanan Moh Ardiansyah Alumni Prodi Ekonomi 2014

Bagi Moh Ardiansyah, kebanggaan dalam berkarier hadir melalui kontribusi yang dirasakan masyarakat. Alumni Prodi IESP Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro angkatan 2014 ini bekerja di Bank Indonesia pada bidang pengadaan bank sentral. Lingkup pekerjaannya mencakup pemenuhan kebutuhan BI-Fast, pengadaan bahan kertas untuk pencetakan uang, serta barang dan jasa yang diperlukan bank sentral.

Perjalanannya berawal dari ketertarikannya dalam memahami bagaimana roda ekonomi berjalan dan bagaimana berbagai lapisan masyarakat membentuk lingkungan ekonomi. Pengalaman mempelajari teori selama kuliah menguatkan keyakinannya terhadap pilihan tersebut.

Salah satu pengalaman paling bermakna adalah menjadi asisten dosen dari Prof Indah. Melalui kesempatan itu, Ardi merasakan perkembangan kemampuan sekaligus memperoleh ruang untuk memperluas pengalaman akademik. Ia bahkan mengikuti konferensi internasional sebagai presenter di Thailand. Kedekatan dengan kegiatan akademik tersebut berlanjut setelah lulus, ketika ia masih sempat menjadi asisten dosen sebelum melanjutkan perjalanan kariernya.

Dalam pekerjaan sehari-hari, Ardi merasakan manfaat belajar Ekonomi Makro dan Ekonomi Mikro di bangku perkuliahan. Ekonomi Makro membantunya menganalisis kondisi ekonomi dan inflasi, sementara Ekonomi Mikro memberinya cara memahami strategi dan pengambilan keputusan. Ia juga menekankan pentingnya ekonometrika untuk melatih berpikir kritis. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami metode, asumsi, dan proses peramalan agar mampu melakukan analisis secara mandiri.

Kontribusi dalam mendukung pemenuhan uang kartal menjadi salah satu pencapaian yang membanggakan baginya, karena berkaitan dengan kemudahan masyarakat bertransaksi. Ia juga menyebut penghargaan internasional “Best Commended” di Asia sebagai pengalaman yang berkesan. Baginya, pencapaian tersebut berjalan bersama upaya menjaga konsistensi dan menemukan makna dalam pekerjaan.

Kepada mahasiswa dan lulusan baru, Ardi menyarankan agar pencarian kerja dilakukan dengan strategi. Memilih lowongan yang sesuai minat dan kemampuan, memanfaatkan platform digital, serta mempersiapkan diri sebelum seleksi merupakan langkah yang ia tekankan. Pendidikan juga dipandangnya sebagai proses membentuk pola pikir yang matang untuk menghadapi dunia kerja.

Ardi mengajak mahasiswa mengikuti perkuliahan dengan sungguh-sungguh, tidak menyepelekan tugas, dan aktif dalam organisasi yang relevan. Pengalamannya mengikuti Kelompok Studi Masalah Ekonomi dan Sosial (KESMES) serta belajar bersama dosen menunjukkan bahwa masa kuliah menawarkan banyak kesempatan berkembang. Selain kemampuan analitis, ia menekankan resiliensi, sikap adaptif, dan spiritualitas sebagai bekal menjalani tantangan. Perjalanannya memperlihatkan bagaimana ilmu dan pengalaman di kampus dapat mendukung kontribusi dalam pekerjaan yang melayani kebutuhan masyarakat.

Bagikan di :