Kisah Saka Wicaksana Alumni Ekonomi 2012 Berkontribusi dalam Perbankan Digital Bank BRI

Bagi Saka Wicaksana, kebanggaan dalam bekerja hadir ketika ia dapat membantu orang lain menggunakan layanan perbankan digital dengan lancar. Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis angkatan 2012 yang berkarier di BRI ini merasakan bagaimana ilmu ekonomi dan pengalaman selama kuliah menjadi bekal dalam pekerjaannya.

Perjalanan itu berawal dari pertimbangan memilih jurusan. Meski semula tertarik pada bidang IPA, Saka mempertimbangkan prospek karier saat menentukan pilihan studi. Setelah menjalani perkuliahan, ia menemukan bahwa ilmu ekonomi relevan dengan dirinya dan arah karier yang ingin dibangun.

Selama kuliah, pengalaman yang paling berkesan baginya adalah belajar berinteraksi dengan orang lain. Kehidupan kampus dan kegiatan organisasi memberinya kesempatan untuk mengembangkan komunikasi serta tanggung jawab. Kemampuan tersebut terus terasa manfaatnya dalam dunia kerja, terutama saat harus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Setelah lulus, Saka mencari peluang melalui bursa kerja dan mengirimkan lamaran secara mandiri. Ia kemudian melewati rangkaian seleksi hingga bergabung dengan BRI dan dalam perjalanan kariernya mendapat penempatan di bidang mobile banking. Proses mencari pekerjaan mengajarkannya untuk mengenali kemampuan dan minat, sekaligus memberi diri kesempatan mencoba. Baginya, tujuan yang jelas membantu seseorang menentukan langkah karier dengan lebih terarah.

Dalam pekerjaannya, Saka merasakan manfaat mata kuliah Evaluasi Proyek dan Statistik. Bekal tersebut membantunya melakukan perhitungan dan menjelaskan pertimbangan investasi melalui angka. Pengalamannya menjadi contoh penerapan ilmu ekonomi dalam layanan perbankan digital. Ia juga menekankan bahwa penguasaan akademik perlu disertai kemampuan komunikasi, koordinasi, dan tanggung jawab yang terus dikembangkan.

Menjadi bagian dari pekerjaan di balik layanan mobile banking memberi kepuasan tersendiri bagi Saka. Ketika dapat membantu orang lain bertransaksi dengan lancar, ia merasakan bahwa pekerjaannya membawa manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Di situlah ia menemukan salah satu makna keberhasilan dalam berkarier.

Kepada mahasiswa, Saka berpesan untuk menikmati proses kuliah dan memperluas relasi, termasuk dengan mahasiswa lintas fakultas serta dosen. Ia mendorong mahasiswa mengambil kesempatan berorganisasi dan memilih topik skripsi yang menarik minat agar lebih bersemangat menyelesaikannya. Bagi lulusan baru, ia menekankan pentingnya percaya pada kompetensi diri, terus belajar, dan menjaga tujuan karier sambil terbuka terhadap peluang. Perjalanan Saka memperlihatkan bagaimana pengalaman belajar di kampus dapat menjadi bekal untuk menemukan arah dan memberi manfaat bagi orang lain.

Bagikan di :