Semarang, Juli 2026 – Raisa Nathanie Kristanto, mahasiswa Program Studi Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP), mengikuti IWO Korea International Summer Camp 2026 yang diselenggarakan pada 10–19 Juli 2026 di Geomundo, Yeosu, Korea Selatan. Program yang diinisiasi oleh International Workcamp Organization (IWO) Korea ini mempertemukan 25 peserta dari 14 negara dengan tujuan meningkatkan pemahaman lintas budaya, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong kolaborasi internasional melalui kegiatan volunteering dan community engagement.
Selama sepuluh hari pelaksanaan program, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan kerja sama dalam lingkungan multikultural. Kegiatan tersebut meliputi proyek pelestarian lingkungan pesisir, aktivitas seni bersama masyarakat lokal, interaksi budaya dengan pelajar Korea, serta diskusi mengenai pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), peserta diajak untuk bekerja secara kolaboratif dengan peserta dari berbagai negara sekaligus berkontribusi langsung kepada masyarakat setempat.
Partisipasi dalam program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, adaptasi, serta memperluas perspektif global. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.

Sebagai perwakilan Universitas Diponegoro, Raisa turut memperkenalkan budaya Indonesia melalui Indonesian Cultural Sharing Session. Dalam kegiatan tersebut, ia memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada peserta internasional sebagai bentuk diplomasi budaya sekaligus mempererat hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya.
Keikutsertaan dalam IWO Korea International Summer Camp 2026 sejalan dengan komitmen Universitas Diponegoro dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi serta menghasilkan lulusan yang memiliki wawasan global, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan menghadapi tantangan di tingkat internasional.






